![]() |
| Sumber Foto : tribunIslam |
Beberapa menit barusan, diberanda Facebook saya ada postingan atau lebih tepatnya membagikan postingan orang lain tentang Pandji Pragiwaksono yang postingan aslinya tertanggal 26 agustus 2018 yang dikatakan Pandji telah ‘mengolok-ngolok islam menjadi bahan tertawaan’. Jadi ingat Ge Pamungkas yang bermasalah karena ngomong tentang cobaan dan uus bermasalah karena bicara tentang jilbab.
Izinkan saya mengulik...
- Cuplikan itu adalah potongan stand up Pandji Pragiwaksono yang bertema ‘Massake Bangsaku’ di Taman Ismail Marzuki, Cikini Jakarta Pusat pada tanggal 21 Desember 2013 sebagai tur penutup dari 14 kota yang terjadwal, perlu diketahui ini tur ketiga setelah Bhinneka Tunggal Tawa (2011) dan Merdeka Dalam Bercanda (2012), dan kalau ada yang mau nonton full, di laptop saya ada bahkan sejak akhir 2016, supaya tidak lagi digiring untuk maksud tertentu.
- Video ini sudah beredar sejak 2013 yang lalu, kok baru sekarang bla bla bla? Atau saya saja yang baru nemu ya?
- Apakah ini tentang politik? Mungkin bisa jadi. Kok bisa? yaa bisa saja, Sebelumnya Pandji mendukung salah satu calon gubernur bahkan menjadi juru bicara pada saat itu dan video ini tidak bermasalah, baru bermasalah ketika pandji sudah putar haluan dan mencalonkan diri. Masa sih? Ah sudah lah mungkin pikiranku saja.
Mohon maaf, bukan bermaksud untuk sok menilai namun sebagai makhluk milenial seharusnya mempunyai kecerdasan yang lebih untuk tetap bertabayyun, mempunyai kecerdasan yang lebih untuk melihat sesuatu dari sudut yang berbeda dan memandang dari kaca mata plus tanpa minus.
Wallahu a’lam bisshawab. Hanya ingin menuangkan apa yang dirasakan.

Comments
Post a Comment