Penulis : A. Syakur*
Promotor : Dr. K. Muhammad Husni, M.Pd*Mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Al-Qolam Malang
PENDAHULUAN
Pendidikan didefinisikan sebagai upaya untuk memperbaiki kehidupan bangsa dengan membangun orang Indonesia yang beriman, bertaqwa, berbudi pekerti luhur, dan memiliki pengetahuan dan keterampilan. Orang-orang akan mampu mengekspresikan dirinya secara lebih alami melalui proses pendidikan. pendidikan harus mencakup aspek spiritual, moral, sosial, intelektual, dan keterampilan sehingga setiap individu dapat berkembang secara holistik. Dengan demikian, pendidikan diharapkan dapat menciptakan manusia Indonesia yang berakhlak mulia, berwawasan luas, serta mampu bersaing di era globalisasi, diharapkan pendidikan di Indonesia dapat menjadi tonggak kemajuan bangsa yang berkelanjutan.
Pendidikan di Indonesia merupakan salah satu upaya untuk membentuk generasi muda yang berkualitas dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Dengan adanya Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, diharapkan setiap individu dapat tumbuh dan berkembang secara menyeluruh, tidak hanya secara akademis tetapi juga dalam hal moral dan keterampilan. Hal ini diharapkan dapat menciptakan manusia Indonesia yang memiliki karakter yang kuat dan siap bersaing dalam era globalisasi yang semakin kompetitif. Dengan demikian, pendidikan di Indonesia diharapkan dapat menjadi fondasi utama dalam memajukan bangsa ke arah yang lebih baik.
Tenaga pendidik yang paling penting di sekolah adalah guru dan kepala Madrasah. Efektivitas sekolah didefinisikan sebagai keseluruhan Madrasah terorganisir secara efektif berdasarkan tugas pokok dan fungsinya masing-masing dalam struktur program dengan tujuan agar siswa belajar dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Guru adalah orang yang bertanggung jawab atas proses pendidikan dan pembelajaran siswa, sedangkan kepala sekolah bertanggung jawab atas manajemen dan pengelolaan sekolah secara keseluruhan. Keduanya memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berhasil dalam mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Dengan bekerjasama dan bekerja sama dengan baik, guru dan kepala sekolah dapat meningkatkan efektivitas sekolah dan membantu siswa mencapai potensi mereka yang terbaik
Perkumpulan Pendidikan Islam Miftahul Ulum Pontianak, merupakan lembaga yang telah berdiri pada Tahun 2005, yang bergerak dalam bidang pendidikan dan keagamaan, Perkumpilan Pendidikan Islam Miftahul Ulum Pontianak, mulanya hanyalah sebuah lembaga yang didirikan Pendidikan Diniah. Dengan adanya lembaga tersebut menciptakan semangat kembali bagi anak-anak yang menginginkan untuk melanjutkan pendidikan, karena semua fasilitas dan biaya pendidikan di Perkumpulan Pendidikan Islam Miftahul Ulum Pontianak di gratiskan.
Untuk mewujudkan suatu sekolah yang mandiri dan memiliki keunggulan tinggi, manajemen Madarash mengandung arti bahwa optimalisasi sumber daya melalui pemberdayaan sekolah merupakan pilihan yang paling tepat untuk mencapai tujuan sekolah melalui penggunaan sumber daya secara efektif. Dengan memanfaatkan potensi yang ada di dalam sekolah, manajemen sekolah dapat mengidentifikasi kebutuhan dan kekurangan yang perlu diperbaiki. Hal ini akan membantu sekolah untuk merencanakan strategi yang tepat dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan. Dengan adanya manajemen sekolah yang efektif, diharapkan sekolah mampu berkembang secara berkelanjutan dan memberikan hasil yang optimal bagi siswa dan seluruh pihak yang terlibat.
PEMBAHASAN
Dalam arti luas, manajemen adalah perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Dalam arti sempit, manajemen adalah manajemen sekolah atau madrasah, yang mencakup perencanaan dan pelaksanaan program, pelaksanaan program, kepemimpinan kepala sekolah atau madrasah, pengawas dan evaluasi, dan sistem informasi sekolah atau madrasah. Madarasah harus dapat mengembangkan semua potensi siswa, termasuk kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Manajemen sekolah atau madrasah juga harus dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung bagi siswa, guru, dan staff sekolah.
Selain itu, manajemen sekolah juga bertanggung jawab dalam mengelola sumber daya manusia, keuangan, sarana dan prasarana, serta hubungan dengan masyarakat. Dengan adanya manajemen yang baik, diharapkan sekolah dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan dengan efektif dan efisien. Mengelola sekolah untuk mencapai tujuan pendidikan melalui perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan dikenal sebagai manajemen sekolah. Kepala Madrasah, sebagai manajer sekolah, memiliki peran yang ditentukan dalam organisasi sekolah. Manajemen pembelajaran adalah salah satu tugas utama kepala sekolah. Empat fungsi manajemen yang paling umum dikenal masyarakat adalah perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (directing), dan pengendalian (controlling). Untuk fungsi pengorganisasian, ada juga fungsi staffing (pembentukan staf).
Kepala Madarash adalah jabatan karir yang diperoleh setelah sekian lama menjabat sebagai guru. Seseorang yang diangkat dan dipercaya untuk menduduki jabatan ini harus memenuhi kriteria yang dimasyarakatkan untuk jabatan tersebut. Kriteria-kriteria tersebut meliputi memiliki pengalaman mengelola sekolah, memiliki pengetahuan yang luas dalam bidang pendidikan, serta memiliki kemampuan untuk memimpin dan mengambil keputusan yang tepat. Seorang Madarasah juga diharapkan mampu berkomunikasi dengan baik, memotivasi staf pengajar dan siswa, serta memiliki integritas yang tinggi. Dengan memenuhi kriteria-kriteria tersebut, seorang kepala Madarasah diharapkan mampu memberikan arah dan visi yang jelas bagi sekolah serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi perkembangan siswa.
Wahjosumidjo (2011-83) menjelaskan “secara sederhana kepala sekolah dapat didefinisikan sebagai seorang tenaga fungdional guru yang diberi tugas tambahan untuk memimpin suatu Lembaga atau sekolah sekolah dimana diselenggarakan peoses belajar mengajar, atau tempat dimana terjadi interaksi antara guru yang memberi pelajaran dan murid yang menerima pelajaran tersebut." Sebagai pemimpin, kepala sekolah bertanggung jawab atas pengelolaan Madarasah, termasuk perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pendidikan. Selain itu, kepala Madrasah juga harus mampu mengelola sumber daya manusia, mengambil keputusan strategis, dan menjaga hubungan baik dengan semua pihak terkait, seperti guru, murid, orang tua, dan masyarakat sekitar. Dengan demikian, peran kepala sekolah sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berkualitas di sekolah.
Perencanaan yang dilakukan oleh kepala MI MIftahaul Ulum Pontianak tidak terlepas dari komponen pelaksanaan dan pengawasan, seperti pemantauan, penilaian, dan pelaporan. Pengawasan perencanaan dapat dilakukan secara preventif dan represif. Pengawasan preventif adalah pengawasan yang terkait dengan perencanaan, sedangkan pengawasan represif adalah pengawasan fungsional atas pelaksanaan rencana, baik secara internal maupun eksternal oleh pihak yang ditunjuk untuk melakukannya.Perencanaan program sekolah memiliki dua fungsi: perencanaan adalah upaya sistematis yang menggambarkan rangkaian tindakan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi atau lembaga dengan mempertimbangkan sumber-sumber yang tersedia atau disediakan; dan perencanaan adalah upaya untuk mengerahkan atau menggunakan sumber-sumber yang terbatas secara efektif untuk mencapai tujuan organisasi atau lembaga. Manajemen Madrasah akan mempengaruhi dan menentukan kurikulum, berbagai alat belajar, waktu pembelajaran, dan pengembangan staf pengajar.
Selain itu, perencanaan program sekolah juga melibatkan pengorganisasian aktivitas belajar mengajar, evaluasi terhadap proses pembelajaran, serta pengawasan terhadap pelaksanaan program secara keseluruhan. Dengan adanya perencanaan yang baik, sekolah dapat mencapai tujuan pendidikan dengan efisien dan efektif. Manajemen sekolah yang baik juga akan mendorong terciptanya lingkungan belajar yang kondusif bagi siswa dan guru, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar dan berkualitas.
- Penggunaan berbagai alat belajar dapat membantu meningkatkan efektivitas pembelajaran di sekolah. Hal ini melibatkan teknologi pendidikan modern, buku teks interaktif, dan metode pengajaran inovatif lainnya.
- Waktu pembelajaran yang efisien juga merupakan faktor penting dalam kesuksesan program Madarasah. Memastikan jadwal yang terstruktur dengan baik dan waktu yang optimal untuk setiap mata pelajaran dapat memaksimalkan potensi siswa dalam proses belajar mengajar.
- Pengembangan staf pengajar merupakan aspek krusial dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. Program pelatihan dan workshop reguler dapat membantu guru meningkatkan keterampilan mengajar mereka sehingga mampu memberikan pembelajaran yang lebih berkualitas kepada siswa.
- Perencanaan program Madarasah tidak hanya mencakup materi pembelajaran, tetapi juga aktivitas ekstrakurikuler, penilaian kinerja siswa, serta fasilitas fisik dan sarana prasarana pendukung lainnya.
- Manajemen sekolah yang efektif harus mampu membuat keputusan strategis yang tepat guna mendukung tujuan pendidikan jangka panjang Madarasah serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi semua pihak yang terlibat dalam proses pembelajaran tersebut.
Menurut Gibson Dkk (Sagala, 2013:55) "Perencanaan mencakup kegiatan nentukan sasaran dan alat yang sesuai untuk mencapai tujuan yang ditentukan". Program kurikulum dan pengajaran mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan penitipan kurikulum, serta pelayanan khusus lembaga pendidikan, serta pengelolaan hubungan sekolah dan masyarakat. Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, Pasal 38 ayat (1) berbunyi: 33: “Pelaksanaan kegiatan Pendidikan dalam satuan Pendidikan di dasarkan atas kurikulum yang berlaku secara nasional dan kurikulum yang disesuaikan dengan keadaan serta kebutuhan lingkungan dan ciri khas satuan Pendidikan”. didasarkan atas kurikulum yang berlaku secara nasional dan kurikulum yang disesuaikan dengan keadaan serta kebutuhan lingkungan dan ciri khas satuan Pendidikan”. Kepala sekolah merupakan seorang manajer di sekolah, ia harus bertanggung jawab terhadap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian perubahan dan perbaikan program pengajaran di sekolah.
Kepala Madarasah merupakan seorang manajer di sekolah, ia harus bertanggung jawab terhadap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian perubahan dan perbaikan program pengajaran di sekolah. Selain itu, kepala Madarasah juga harus memastikan bahwa semua kegiatan di sekolah berjalan dengan lancar dan efisien. Selain mengelola program pengajaran, kepala sekolah juga bertanggung jawab untuk mengelola sumber daya manusia, keuangan, dan sarana prasarana Madarasah. Dengan kemampuan manajerial yang baik, seorang kepala sekolah dapat memastikan bahwa sekolah berjalan dengan baik dan memberikan pendidikan berkualitas bagi siswa. Dengan keahlian dalam manajemen sumber daya, kepala sekolah juga harus mampu mengambil keputusan yang tepat dalam mengalokasikan dana sekolah untuk keperluan yang paling mendesak.
Selain itu, kepala Madarasah juga harus bekerja sama dengan guru dan staff sekolah lainnya untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi perkembangan siswa. Dengan tanggung jawab yang besar tersebut, seorang kepala sekolah harus memiliki keterampilan komunikasi dan kepemimpinan yang kuat untuk memastikan semua tujuan sekolah tercapai.
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Manajemen adalah perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Dalam arti sempit, manajemen adalah manajemen sekolah atau madrasah, yang mencakup perencanaan dan pelaksanaan program, pelaksanaan program, kepemimpinan kepala sekolah atau madrasah, pengawas dan evaluasi, dan sistem informasi sekolah atau madrasah. Sekolah harus dapat mengembangkan semua potensi siswa, termasuk kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Manajemen sekolah atau madrasah juga harus dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung bagi siswa, guru, dan staff Madarasah.
Mengelola Madarasah juga bertanggung jawab dalam perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan dikenal sebagai manajemen sekolah. Kepala sekolah adalah jabatan karir yang diperoleh setelah sekian lama menjabat sekolah. Seorang kepala Madarasah diharapkan memenuhi kriteria yang dimasyarakatkan untuk jabatan tersebut, yaitu memiliki pengelola sekolah, pengetahuan yang luas dalam bidang pendidikan, dan memimpin dan mengambil keputusan yang tepat.
Kepala Madarasah bertanggung jawab atas pengelolaan sekolah, termasuk perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pendidikan. Selain itu, sekolah harus membelola sumber daya manusia, megambil keputusan strategis, dan menjaga hubungan baik dengan semua pihak terkait, seperti guru, murid, orang tua, dan masyarakat sekitar. Perencanaan program Madarasah memiliki dua fungsi: perencanaan adalah upaya sistematis yang menggambarkan rangkaian tindakan untuk mencapai tujuan organisasi atau lembaga; dan perencanaan adalah upaya untuk mengerahkan atau menggunakan sumber-sumber yang terbatas secara efektif untuk mencapai tujuan organisasi atau lembaga. Manajemen Madarasah juga melibatkan pengorganisasian aktivitas belajar, evaluasi terhadap proses pembelajaran, dan pengawasan terhadap program pelaksanaan secara keseluruhan. Dengan adanya perencanaan yang baik, sekolah dapat mencapai tujuan pendidikan efisien dan efektif.
Saran
Berdasarkan dari kesimpulan di atas, semoga apa yang di tulis oleh penulis bisa bermafaat bagi para pembaca dan juga bisa menjadi acuan oleh MI Miftahul ULum Pontianak dalam menentukan sebuah perencanaan, kebijakan, dan program Madarasah.
Daftar Pustaka.
- Sagala, S., 2013. Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan. Bandung: Alfabeta.
- Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.
- Wahjosumidjo, 2011. Kepemimpinan Kepala Sekolah: Tinjauan Teoritik dan Permasalahannya. Jakarta: Rajawali Pers
- https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&opi=89978449&url=https://bisnisman.nusaputra.ac.id/article/download/121/68/&ved=2ahUKEwixzbae9bSHAxWByDgGHaJqAeQQFnoECBUQAQ&usg=AOvVaw27qj-TNr574kXtLsK-t5CW

Comments
Post a Comment