Kamis, 21 November 2019 dengan
mengejutkan Presiden Joko Widodo mengumumkan Staff Khusus Presiden dari kalangan Millenial. Bagi
sebagian orang mungkin menganggapnya biasa saja, namun bagi saya terobosan
Presiden ke-7 ini merupakan terobosan yang sangat inovatif.
Memasuki era digital, era layar
kaca, era teknologi atau apalah sebutannya diperlukan keterlibatan millenial
dalam sistem kenegaraan. Kenapa millenial :
- Ingin tahu
yang tinggi
- Semangat yang
menggebu
- Inovatif
- Idealis
- Ambisi
- Eksist
- etc
saya pikir dengan karakter
tersebut, millenial hanya memerlukan seorang coach yang bijaksana untuk
sebuah tujuan dan perubahan besar terhadap bangsa ini.
Setelah diumumkan, beberapa orang
beranggapan stafsus yang dibentuk presiden ini hanya buang-buang uang dalam
menggaji mereka (51 juta / bulan), atau ada juga yang beranggapan bentukan ini
hanya akan dijadikan tameng jika sewaktu-waktu terjadi keputusan-keputusan yang
membuat demonya mahasiswa, sehingga stafsus inilah yang akan menyelesaikan
dengan pendekatan persuasif ala anak muda.
Terlepas dari pandangan negatif
sebagian orang, saya menilai 7 stafsus millenial ini merupakan perpanjangan
tangan presiden dan role model millenial
indonesia untuk terus berkarya dan berdaya saing.
Sebagai millenial yang dulu pernah
dipercaya mengurus Forum Generasi Berencana Kubu Raya bentukan dari Dinas P3KB
selama dua periode, saya beranggapan Millenial hari ini dengan segudang masalah
yang ditimbulkan HANYA KARENA MEREKA TIDAK DILIBATKAN DAN DIBERDAYAKAN,
sehingga kemudian mereka mencari sebuah wadah untuk pencarian jati diri dan eksistensi
tanpa memandang positif dan negatif, pokoke fun… lanjut saja.

Comments
Post a Comment