Bagiku hidup juga demikian, lebih
mudah cari baru ketimbang merawat yang sudah ada, jika kamu punya motor, dari
pada merawatnya sampai ia disebut motor tua, mending dijual dan beli baru,
disamping tampilan lebih kekinian, performance pun akan lebih update,
kecuali jika kamu memang punya hoby motor.
Bagiku cinta juga demikian, lebih
mudah cari baru ketiimbang merawat yang sudah ada, jika kamu punya pacar, dari
pada merawat cintanya sampai ia disebut pasangan halal, mending diputuskan dan
cari baru, disamping sifat buruknya yang gak bakal kita hadapi lagi seperti
dulu dengan topeng toleransi dan alasan kasih sayang, kita juga lebih update
secara performance, kecuali jika kamu memang punya cinta yang
berkualitas.
Bicara soal cinta dan pacar baru,
sebelum pacar baru muncul pastinya harus putus dulu dengan pacar lama, dari
beberapa yang ingin putus semua prinsipnya sama yaitu “maunya putus tapi tak
mau terlihat jahat,” maka dibeberapa alasan klasik ada kalimat sopan “kamu
terlalu baik buat aku”.
Jadi, buat kamu yang diputusin,
apalagi diputusin disaat kamu sedang sayang-sayangnya, tidak ada kegiatan yang
lebih harus dilakukan dari pada menikmati kesendirian, kemudian setelah itu yang
harus kamu lakukan adalah mengidentifikasi perasaan galaumu, dan tanyakan pada
dirimu mengapa kamu galau, dan yang paling penting pastikan jawaban itu jujur
dari hatimu, kamu galau karena kehilangan atau galau karena takut kesepian?
Jika kamu galau karena kehilangan, maka percayalah bahwa
pepatah “hilang datang silih berganti” itu benar, tak lama lagi seseorang akan
menggantikan posisinya. Tapi ingat, jangan terburu-buru move on, kamu
tidak akan bijak mengambil keputusan pada saat hatimu sedang kacau.
Jika kamu galau karena kesepian, kamu
adalah orang yang sangat jujur diantara mereka yang galau. Ini hanya tentang
pembiasaan saja, sulit karena tak terbiasa. Hampir semua mereka yang galau
langsung memilih untuk mencari pengganti ketimbang menikmati masa
kesendiriannya karena takut akan hal ini, karena takut akan sepi. Sehingga yang
terjadi adalah kita seolah-seolah membuang jauh-jauh rasa untuk mencari tipe yang kita butuhkan dan berusaha untuk menerima dia apa adanya.
Kamu adalah pemutus untuk semua
keputusan. Murah boleh, tapi jangan murahan.

Comments
Post a Comment